Let’s Talk About Music – Asiknya Karya Musisi Indie

Sebenernya banyak topik yang pengen saya bahas sebelum ini, cuman berakhir jadi draft setengah jadi aja. Sepertinya moody masih jadi musuh terbesar buat nulis, meskipun buat sekedar blogging, hehe. Nah kemaren ada aja yang menstimulus buat bahas musik. Kenapa musik? Karena emang suka dengerin, itulah kenapa salah satu sebab saya suka dunia audio portable, ya karena buat dengerin musik juga.

Bicara soal selera, musik yang saya denger cukup random. Bisa aja tiba-tiba pengen dengerin lagu pop, loncat lagu dangdut koplo. Enak-enak dengerin Trivium, mendadak pindah dengerin Charlie Puth. Saya gak mengkotak-kotakkan aliran kesukaan saya, karena buat saya musik itu buat melepas penat, jadi apa yang enak, yauda di dengerin aja langsung. Gak harus jadi die hard fans satu aliran musik. Efefknya saya sering juga ketinggalan hype musik, karena masih ngerasa enak/nyaman sama musik yang lagi di dengerin. Baru dengerin musik itu setelah beberapa bulan kemudian, dikala uda mulai meredup di pasaran. Ya gapapa sih, itung-itung menyeimbangkan pendapatan si musisi dikala sudah jarang orang suka, haha tinggal saya aja gitu yang streaming.

Satu apresiasi tersendiri saya kasih buat pelaku musik indie. Mereka hidup di kolam mereka sendiri, punya pasar sendiri. musik mereka seringkali unik, kadang juga membawa pesan tersendiri, akhirnya menciptakan pasar mereka sendiri. off air mereka hidup, meskipun jarang tampil di media komersial. Meskipun saat ini sudah cukup banyak pelaku indie yang tembus pasar komersial sih. Scene indie bukan berarti karya mereka gak enak ya, mungkin emang kurang komersil aja untuk pasar global. Entah karena pesan yang mereka bawa di lirik-liriknya, penampilan mereka, dsb. Dengan aturan media yang beitu ketat, baik di televisi maupun radio, membuat mereka harus bersabar untuk tampil di khalayak luas. Beruntunglah sekarang banyak media yang sudah bisa digunakan, seperti youtube, serta media-media lain untuk sharing karya mereka, membuat musik indie sudah tidak lagi susah ditemukan. Big thanks juga buat pihak-pihak yang juga bikin scene indie makin di kenal, semacam L.A. indiefest, dll yang juga bikin kompetisi, bikin album kompilasi, sehingga para pelaku indie bisa terus bertahan dan makin dikenal. Read More

Akhirnya Nonton Film Keluarga – Movie Review: Wonder (2017)

halo halo. Selamat sore, dan selamat di waktu apa saja kalian sedang baca tulisan ini hehe. Ndak tau emang ada yang baca atau gak, namanya juga tempat sampah, ya nulis aja. Pengalaman menyenangkan kemarin nulis tentang film. Mungkin itu salah satu tema tulisan yang bisa menyelamatkan saya dari murtad blogging ke sekian kalinya. Mau nulis tentang resah dan gelisah, kok kayanya gak cocok, haha, banyak hal yang ternyata saya sadari gak layak diumbar. Tapi di tengah semangatnya nulis ternyata database error, tulisan film sebelumnya juga ngilang. Tapi yasudah, yuk lanjut. Nah, kali ini ada film yang cukup menarik, judulnya Wonder. Kenapa bikin saya tertarik? Karena ada Julia Roberts, dan Owen Wilson. Liat nama mereka berdua, kayanya ini film bakal menyenangkan.

Poster – Google Images

Read More

Database Down, Blognya Kosong lagi

Niat baik tidak selalu bersambut baik, padahal mendefinisikan bahwa saya berniat baik saja masih simpang siur hehehe. Kenapa kok di awal sudah dibuka dengan sumpah serapah begitu? Itu bentuk kejengkelan saya terhadap layanan hosting gratisan. Sudah memupuk niat dengan begitu baiknya, diusaha-usahakan nulis lagi, eh kok mendadak database error. Kan saya masih gaptek yak, mbok ya errornya pas saya sudah ahli, jadi bisa diselesaikan dengan baik. Akhirnya karena memang post masih sebutir dua butir, yasudah dibersihin sekalian databasenya, dan jadilah web saya kembali baru, tanpa kotoran sedikitpun. Ya demi kesehatan batin yang lebih baik, ya gapapa lah toh tulisan sebelumnya gak gimana gimana amat. Pas error pas emang lagi banyak kesibukan juga. Kerjaan mulai banyak, ditambah lagi banyak hal-hal personal yang perlu diselesaikan, makin terbengkalailah niat baik saya ini. Read More